Orientasi Kepalangmerahan, PMR MTsN 2 Siap Mengabdi di Masyarakat

Apel Pembukaan Orientasi Kepalangmerahaan di Aula MTsN 2 Blitar

“PMR merupakan kader PMI dalam melaksanakan kegiatan kesiapsiagaan bencana disektor kesehatan, melalui kegiatan Orientasi PMR ini diharapkan anggota PMR bisa menjadi ujung tombak dalam meningkatan kepekaan dan kepedulian terhadap kondisi siswa baik di dalam kelas maupun di luar kelas, jangan hanya peduli pada anak yang sakit saat upacara saja, namun harus juga peduli pada teman yang sakit didalam kelas maupun kegiatan lain. Kedua anggota PMR harus bisa menjadi contoh berperilaku sehat, seperti makan dan minum yang menyehatkan, tidak mengandung 5 P (pemanis, perasa, pewarna, pengenyal, pengawet). Ketiga, anggota PMR harus bisa menjadi contoh dalam menjaga kebersihan lingkungan, baik di kelas maupun toilet,” pesan bapak Drs. Sihabbudin, Kepala MTsN 2 Blitar dalam sambutannya pada pembukaan Orientasi Kepalangmerahan yang digelar pada Rabu, 30 Maret 2022 di MTsN 2 Blitar.

Palang Merah Remaja atau PMR merupakan wadah pembinaan dan pengembangan anggota PMI. PMR merupakan salah satu organisasi ekstrakurikuler di MTsN 2 Blitar  yang  bergerah dibidang kemanusiaan dan kesehatan. PMR berkewajiban melatih dan mendidik para anggotanya menjadi kader-kader kemanusiaan untuk menjadi tenaga-tenaga sukarela yang mampu dan siap untuk diterjunkan langsung di tempat yang membutuhkan bantuan kemanusiaan. Yaitu dengan memberikan pengenalan, pengembangan, dan pelatihan awal bagi para anggota baru

Janji anggota PMR MTsN 2 Blitar, siap mengimplementasikan Tri Bakti PMR dan 7 Prinsip Dasar PMI

Kegiatan yang mengusung tema, “Mewujudkan Generasi PMR berkualitas, siap mengimplementasikan Tri Bakti PMR dan 7 Prinsip Dasar PMI” ini diikuti oleh 136 anggota baru, siswa kelas 7 dan 8 yang juga merupakan anggota ekstra kurikuler PMR. Tujuan kegiatan ini, selain pemberian materi kepalangmerahaan dan menajemen PMR juga  ujian untuk mendapatkan bet PMR.

Dimulai dengan apel dan dibuka oleh Kepala MTsN 2 Blitar, dilanjutkan materi kepemimpinan, tujuh bidang  PMR dan kepelangmerahan yang disampaikan oleh narasumber dari PMI yaitu bapak Tri Cahyono Setyo Putro dan manajemen PMR oleh kak Yuni.

Ujian anggota PMR untuk mendapatkan bet PMR

Agar siswa tidak jenuh, karena kegiatan berlangsung dari pukul 07.30 s.d 15.30, maka selain pemberian materi juga diberikan yel-yel penyemangat dan beberapa game atau permainan yang menyenangkan. Setelah mendapatkan seluruh materi, para anggota PMR ini harus melaksanakan tahapan ujian untuk mendapatkan bet PMR yaitu harus bisa menghafal tri bakti PMR dan tujuh prinsip dasar palang merah serta menyanyikan mars PMI dihadapan kakak senior dari PMI. Selanjutnya kegiatan ini ditutup dengan apel penutupan.

Suasana santai dan penuh keakraban bersama narasumber dan kakak senior dari PMI Kabupaten Blitar

Menurut Danisa Aulia A, ketua PMR MTsN 2 Blitar, sangat senang mengikuti kegiatan ini karena mendapatkan ilmu pengetahuan tentang kemanusiaan yang tidak didapat di bangku kelas pembelajaran sehari-hari, “Seru, saya bisa mengenal banyak orang, kakak-kakak dari PMI, dapat ilmu baru, dan yang paling menyenangkan adalah salah ujian untuk mendapatkan bet, rasanya seperti mendapat sebuah tantangan.

Hal ini juga dipertegas oleh pembina PMR MTsN 2 Blitar, Ibu Himatul Aminah, “Kami berharap anak-anak mampu mengimplementasikan pesan kepalangmerahan dan managemen PMR ini dalam kehidupan sehari-hari, jadi tidak berhenti hanya pada saat mengikuti orientasi PMR saja.” (Enik Rusmiati, Pimpinan Redaksi Masekta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *