Pondok Ramadan, Wujudkan Generasi Islam Rahmatan Lil Alamin

Suasana pondok ramadan di MTsN 2 blitar

Meski pandemi Covid-19 masih belum sepenuhnya sirna dari bumi pertiwi, namun MTsN 2 Blitar tetap memanfaatkan momentum bulan puasa ini dengan melaksanakan program kegiatan rutin madrasah yaitu Pondok Ramadan. Kegiatan ini merujuk pada Surat Edaran Pelaksanaan Ramadan 2021/2022 yang diterbitkan oleh Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur bahwa selama bulan suci Ramadan, diharapkan mengadakan kegiatan penguatan tafaqqoh fiddin melalui gerakan furudul ainiyah dan literasi.

Melalui tema “Ramadan menguatkan karakter siswa sebagai muslim rahmatan lil alamin dan membangun kebersamaan menuju madrasah yang hebat bermartabat, mandiri berprestasi”, Pelaksanaan pondok ramadan tahun ini menggunakan tipe A untuk siswa kelas tahfiz, sedangkan untuk siswa kelas 7 dan 8 yang lain menggunakan tipe C.

Untuk siswa kelas tahfiz ini kegiatannya berada di pondok pesantren Rouddlatul Hanan Sawentar selama enam hari, tanggal 6 s.d 11 April 2022.  Pelaksanaan pondok ramadan ini memang berbeda dengan siswa lain, karena memang pengelolaan program pembelajaran juga berbeda pula, sehingga harus melayani sesuai kebutuhan. Selain itu juga untuk menumbuhkan semangat atau ghiroh sebagai seorang hafiz (penghafal Al Quran).

Kepala MTsn 2 Blitar, Drs. Sihabbudin, ketika membuka Pondok Ramadan tipe A untuk kelas tahfiz di Pondok Pesantren Roudlatul Hanan Sawentar Blitar

Seperti yang disampaikan oleh Kepala MTsN 2 Blitar, bapak Drs. Sihabbudin, “Anak-anak yang berada di pondok pesantrena diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini akan lebih mandiri, bersungguh-sungguh dalam menghafal Al Quran sehingga akan meningkatkan keimanan dan ketaqwaannya.”

Selanjutnya pelaksanaan pondok ramadan yang tipe C dilaksanakan selama enam hari berturut-turut ini, yaitu mulai tanggal 4 s.d 9 April 2022 mulai pukul 07.30 s.d 12.30. Siswa yang mengikuti kegiatan ini hanya kelas 7 dan 8, karena siswa kelas 9 harus segera mempersiapkan ujian madrasah.

Siswa kelas 8 sedang mengikuti kajian kitab Taisirul Kholak dari ustaz Shoim.

Materi pondok ramadan ini tetap sesuai SE Kemenag yaitu, tadarus Al Quran, fiqih ibadah (thaharah, salat dan zakat),  dan kajian Islam moderasi beragama (Islam rohmatan lil alamin). Selanjutya untuk mewujudkan generasi digital yang berakhlakul karimah, panitia menambahkan materi kajian kitab taisirul kholaq dan adab bergaul di era digital.  Sebagai narasumber dalam kegiatan ini, dari tenaga pendidik MTsN 2 Blitar dan beberapa guru ekstra kurikuler keagamaan.

Selain pemberian materi keagamaan, kegiatan ini juga melatih anak untuk gemar bersedekah. Setiap hari panitia memberi kesempatan kepada siswa untuk menyisakan uang sakunya berinfaq secara ihlas. Hasil pengumpulan infaq ini akan dipergunakan untuk kegiatan bagi takjil pada bulan puasa ini.

Dengan demikian, siswa tidak hanya menerima materi secara teori saja, namun juga belajar untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Yaitu mewujudkan siswa yang mempunyai karakter rahmatan lil alamin, manusia yang senantiasa bermanfaat bagi orang lain, insan yang selalu menyangi sesama tanpa pamrih.

Penutupan pondok ramadan oleh ketua panitia, bapak M. Sholeh, S.Pd, dan Waka Kesiswaan, ibu Siti Nur Hayati, S.Pd.

Hal ini seperti yang disampaikan ketua panitia, bapak M. Sholeh, S.Pd. pada saat penutupan kegiatan pondok ramadan, Sabtu, 9 April 2022, bahwa setelah kegiatan pondok ramadan, diharapkan siswa bisa mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari dan terus memperdalam agama Islam dimanapun berada, baik melalui guru maupun media sosial.

Manfaat kegiatan ini juga dirasakan oleh siswa kelas 8A, Aulia Khurorul Aini, menurutnya ia sangat senang mengikutui kegiatan ini, karena bisa memperdalam pelajaran agama Islam yang selama ini belum pernah didapatkannya. (Enik Rusmiati, Pimred Masekta)

Leave a Reply

Your email address will not be published.